KKG Varigata Bahas Kurikulum dan Persiapan Pembelajaran di SDN 12 Anggrek


HIYALO OYILE - Kelompok Kerja Guru (KKG) Varigata Kecamatan Anggrek menggelar pertemuan rutin bulanan di Aula SDN 12 Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, Selasa (21/7/2026). 


Forum koordinasi ini diikuti para pendidik untuk menyamakan persepsi terkait implementasi kurikulum serta persiapan Tahun Ajaran 2026/2027.


Kepala SDN 12 Anggrek, Herman Bunuiyo, S.Pd., selaku tuan rumah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. Ia menyebut pertemuan KKG sebagai ruang kolaborasi strategis untuk menyelesaikan berbagai tantangan pembelajaran sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di wilayah tersebut.


Dalam kesempatan itu, Herman juga menyampaikan permohonan maaf atas perubahan lokasi kegiatan. Pertemuan yang semula dijadwalkan di SDN 9 Anggrek dialihkan ke SDN 12 Anggrek karena pertimbangan teknis.


"Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Pembahasan hari ini sangat vital, mulai dari regulasi terbaru, penyusunan perangkat pembelajaran, hingga penguatan mata pelajaran Bahasa Inggris," ujar Herman.


Kegiatan ini dihadiri perwakilan guru dari SDN 1 Anggrek, SDN 2 Anggrek, SDN 3 Anggrek, SDN 7 Anggrek, SDN 9 Anggrek, SDN 12 Anggrek, dan SDN 16 Anggrek.



Sebelum memulai pembahasan, Ketua KKG Varigata, Sidiq Gusasi, S.Pd., mengajak peserta mendoakan rekan-rekan pendidik yang telah wafat atas dedikasi mereka di dunia pendidikan. Sidiq mengapresiasi antusiasme para guru yang tetap hadir di tengah padatnya aktivitas.


Ia menjelaskan bahwa forum kali ini berfokus pada bedah kalender pendidikan sebagai fondasi utama penyusunan modul ajar dan perangkat pembelajaran. Perubahan lokasi, menurutnya, dilakukan demi memastikan kesiapan teknis agenda tersebut.


Sementara itu, Koordinator Pendidikan Kecamatan Anggrek, Harun Alrasyid Harun, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya kesiapan guru menghadapi tahun ajaran baru, baik dari sisi administrasi, kurikulum, maupun metode pengajaran.


"KKG adalah wadah pengembangan kompetensi profesional. Melalui diskusi dan pemecahan masalah bersama, kita menyamakan persepsi penyusunan kurikulum, termasuk penerapan mata pelajaran pilihan seperti coding dan Bahasa Inggris," jelas Harun.


Harun mengingatkan para guru untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna agar peserta didik mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis. 


Ia mengingatkan seluruh perencanaan pembelajaran diselesaikan sebelum Agustus agar proses belajar-mengajar dapat berjalan optimal sejak hari pertama.


Download file :

Permendikdasmen No 1 Tahun 2026 unduh Pembelajaran dan Asesmen 2025 unduh Permendikdasmen No 13 Tahun 2025 unduh


Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *