Semangat Ki Hajar Dewantara Hidup di Konferensi PGRI Anggrek
ANGGREK - Suasana khidmat memenuhi Aula SMP Negeri 2 Anggrek, Kamis (6/11/2025), saat ratusan guru dari berbagai SMP di Kecamatan Anggrek berdiri tegap menyanyikan lagu Indonesia Raya. Hari itu menjadi momentum lahirnya semangat baru bagi guru-guru di wilayah tersebut.
Melalui Konferensi Ranting II PGRI Cabang Anggrek, para pendidik sepakat membentuk wadah kebersamaan yang diberi nama Ranting PGRI Ki Hajar Dewantara, sebagai simbol perjuangan dan pengabdian terhadap dunia pendidikan.
Setelah menyanyikan Mars PGRI dan Hymne Gorontalo Utara, seluruh peserta menyimak pembacaan ikrar guru oleh Ismail Amara, M.Pd. Ikrar itu mengingatkan kembali makna profesi guru sebagai pendidik dan pembentuk karakter bangsa.
Kegiatan yang dipandu dengan tertib oleh Rabia Sudirman berlangsung sederhana namun sarat makna. Para guru dari lima SMP di Kecamatan Anggrek hadir penuh semangat, termasuk kepala sekolah dan pengurus PGRI Kabupaten Gorontalo Utara.
Sidang pleno konferensi dipimpin secara bergantian oleh Ketua PGRI Cabang Anggrek, Merlina Doke, S.Pd., M.Pd., dan Sekretaris Sidiq Gusasi, S.Pd. Keduanya memastikan seluruh proses berjalan demokratis sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PGRI.
Dalam sambutannya, Merlina Doke menyampaikan bahwa ranting merupakan ujung tombak organisasi. “Ranting ini adalah rumah terdekat bagi anggota. Di sinilah aspirasi guru akan didengar dan diwujudkan,” tegasnya di hadapan peserta konferensi.
Ia juga menekankan pentingnya tiga peran utama pengurus ranting: penguatan profesionalisme guru, peningkatan kesejahteraan anggota, serta kemitraan strategis dengan kepala sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kecamatan Anggrek.
Usulan nama “Ki Hajar Dewantara” muncul dari Sri Winarti Hasan, M.Pd, guru SMPN 2 Anggrek. Nama tersebut langsung disetujui secara aklamasi oleh seluruh peserta karena mencerminkan nilai-nilai perjuangan dan keteladanan dalam dunia pendidikan nasional.
Melalui musyawarah mufakat, terpilih Abdurrahman Laposi, S.Pd.I sebagai Ketua, dan Srifan J. Muhammad, S.Pd sebagai Sekretaris. Struktur pengurus juga beranggotakan Elvi Sulfitri Adam, M.Pd (Wakil Ketua), Aditya Wisnu, S.Pd (Wakil Sekretaris), dan Fita G. Wahyuni Usman, S.Pd (Bendahara).
Sementara itu, anggota pengurus terdiri dari Sriwiya Sahami, S.Pd, Trianty Uno, S.Pd.I, Henny Atlianti, S.Pd, Nansi Handayani, S.Pd.K, Sri Winarti Hasan, M.Pd, dan Tarli Pomalingo, S.Pd. Seluruhnya disahkan melalui keputusan resmi PGRI Cabang Anggrek.
Setelah pengesahan, pengurus terpilih mengucapkan sumpah jabatan dan menandatangani pakta integritas bersama Ketua Cabang PGRI Merlina Doke. Prosesi itu menandai komitmen moral untuk bekerja dengan integritas, keikhlasan, dan tanggung jawab.
Ketua terpilih, Abdurrahman Laposi, menyampaikan rasa syukur dan tekadnya menjalankan amanah dengan penuh dedikasi. Ia mengajak seluruh pengurus menjaga kekompakan demi kemajuan pendidikan di Kecamatan Anggrek.
Sementara itu, Usman Dahila, salah satu pengurus PGRI Cabang Anggrek, menyampaikan apresiasi atas lancarnya kegiatan. “Alhamdulillah, pertemuan hari ini berjalan dengan baik. Proses pemilihan ranting tingkat SMP sukses dan akan dilanjutkan sesuai ADRT PGRI,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan berikutnya akan diteruskan di gugus sekolah dasar (DU) pada hari berikutnya. Hal ini menunjukkan kesinambungan pembentukan ranting di semua jenjang pendidikan di bawah koordinasi PGRI Cabang Anggrek.
Kegiatan ditutup dengan yel-yel “Hidup Guru, Hidup PGRI, Solidaritas Yes!” yang dipimpin langsung oleh Merlina Doke. Sorak semangat peserta menggema di seluruh aula, menandai tekad baru guru-guru Anggrek dalam meneruskan perjuangan Ki Hajar Dewantara: Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani.
.png)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar